Posted in Komputer/IT

Array dan Fungsi


Array adalah variabel khusus yang memiliki beberapa nilai. Nama variabelnya hanya satu, tetapi nilai nya bisa banyak, ini karena variable tersebut memiliki indeks. Indeks tersebut bisa berupa angka, ataupun berupa teks. Indeks tersebut pun bisa secara otomatis diisi oleh program atau bisa juga ditentukan oleh programmer. Indeks tersebut ditulis di belakang nama variable. Contohnya adalah sebagai berikut:

<?php
// array1.php
// Cara 1
$anggota = array("Mamat","Bagas","Anton")
// Cara 2
$buah[0] = "Mamat";
$buah[1] = "Bagas";
$buah[2] = "Anton";
?>

Pada cara 1, PHP akan otomatis memberi indeks 0 pada array $anggota (Mamat), indeks 1 pada array $angggota (Bagas), dst. Pada cara 2, indeks ditentukan secara eksplisit oleh programmer. Untuk mengakses array yaitu dengan cara menuliskan indeks nya setelah variabel, contoh:

<?php
// array2.php
$anggota = array("Budi","Ani","Asep","Marzuki","Steven");
// Tampilkan array dengan indeks 3
echo $anggota[3]; // akan menampilkan Marzuki
?>

Array Associative

Array associative adalah array yang indeks nya bukan angka, tetapi berupa teks. Contoh:

<?php
// array_assoc.php
$anggota = array ("nama"=>"Abdel", "jenis_kelamin"=>"Pria", "umur"=>20);
echo $anggota['nama'] . '<br/>';
echo $anggota['jenis_kelamin'] . '<br/>';
echo $anggota['umur'] . '<br/>';
?>

Array Multidimensi

Array multidimensi adalah array yang ada dalam array. Dalam array tersebut dapat berisi beberapa array lagi. array multidimensi ini dapat memudahkan membuat program karena dapat membuat beberapa array sekaligus sehingga meringkas beberapa perintah operasi. berikut contoh penulisan array multidimensi dalam sebuah perintah program.

<?php
// array_multi.php
$anggota = array
  (array ( "nama"=>"Abdel", "jenis_kelamin"=>"Pria", "umur"=>20),
   array ( "nama"=>"Temon", "jenis_kelamin"=>"Pria", "umur"=>10),
   array ( "nama"=>"Udin Penyok", "jenis_kelamin"=>"Pria", "umur"=>15)
  );
for ($i=0; $i<sizeof($anggota); $i++)
{
  echo $anggota[$i]['nama'] . '<br/>';
  echo $anggota[$i]['jenis_kelamin'] . '<br/>';
  echo $anggota[$i]['umur'] . '<br/>';
  echo '<br/>';
}
?>

Fungsi

Menghitung Panjang String

Untuk menghitung jumlah karakter dalam suatu string dapat menggunakan fungsi strlen. Berikut ini adalah contoh penulisan dalam suatu program:

<?php
// strlen.php
$kata = 'wakacawak acawak awacakacawak';
echo 'Jumlah karakter <b>' . $kata .'</b> adalah ' . strlen($kata);
?>
Include dan Require

Untuk penulisan fungsi dan data yang berulang-ulang, PHP memberikan kemudahan yang mampu meringkas pekerjaan dan meminimalkan kesalahan dalam membuat sebuah program. Dengan pengertian lain, penulisan program dalam program PHP dapat mengambil data atau perintah yang ada pada file lain yang sama dalam perintah operasinya. Perintah tersebut menggunakan fungsi include dan require.

Berikut ini adalah contoh penulisan fungsi include dalam suatu program:

1. Buat sebuah file dengan nama data.php dengan script sbb:

<?php
// data.php
$teks = 'Ini isi file "data.php" <br />';
?>

2. Selanjutnya, buat juga file dengan nama include.php, dengan script sbb:

<?php
// include.php
include 'data.php';
echo $teks;
echo 'sedangkan ini isi file "include.php"';
?>

3. Untuk melihat hasil fungsi include, jalankan file include.php pada browser.

Memecah String

Untuk memecah/memisahkan string, bisa menggunakan perintah explode() dengan sintaks seperti berikut:

explode(pola, string, batas)

Keterangan:

  • pola adalah karakter yang dijadikan pemisah
  • string adalah data sumber yang akan diproses
  • batas adalah jumlah pecahan yang akan diambil

Contoh:

Contoh penulisan explode dalam sebuah program adalah:

<?php
// explode.php
$data = 'Ariel, Pria, ariel333@yahoo.com, 022743564';
$pecahan = explode(',',$data,2); // 2 adalah jumlah pecahan yang akan diproses
for ($i=0; $i<=3; $i++)
{
  echo  "Pecahan $i = " . $pecahan[$i] . '<br>';
};
?>
Mengubah Kapitalisasi Huruf

Apabila suatu saat dibutuhkan keharusan untuk mengubah kapitalisasi huruf menjadi huruf besar semua, atau menjadi huruf kecil semua, atau pun huruf kecil pada awal kata/kalimat, maka PHP telah menyediakan fungsi-fungsi tersebut yang tinggal kita gunakan. Fungsi tersebut adalah: strtoupper(), strtolower(), ucfirst(), ucwords()

  • strtoupper() adalah fungsi yang digunakan untuk mengubah huruf kecil menjadi huruf kapital
  • strtolower() adalah fungsi yang digunakan untuk mengubah huruf kapital menjadi huruf kecil.
  • ucfirst() adalah fungsi yang digunakan untuk mengubah menjadi huruf kapital di awal kalimat.
  • ucwords() adalah fungsi yang digunakan untuk mengubah huruf kecil menjadi huruf kapital di setiap awal kata

Contoh dalam program:

<?php
// str.php
$teks = 'Ini kalimat yang diproses oleh fungsi-fungsi kapitalisasi string. Ini juga kalimat lainnya. Silakan lihat hasil yang ditampilkan.';
echo '<p><u>Kalimat asli:</u> <br/>';
echo "$teks</p>";
echo '<p><u>Diubah menjadi huruf kapital semua:</u> <br/>';
echo strtoupper("$teks</p>");
echo '<p><u>Diubah menjadi huruf kecil semua:</u> <br/>';
echo strtolower("$teks</p>");
echo '<p><u>Diubah menjadi huruf kapital di awal kalimat:</u> <br/>';
echo ucfirst("$teks</p>");echo '<p><u>Diubah menjadi huruf kapital di setiap awal kata:</u> <br/>';
echo ucwords("$teks</p>");
?>
Ditandai:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s