Posted in Komputer/IT

Membuat Website Cepat dengan CMS


CMS (Content Management System) adalah aplikasi web yang siap pakai. Ini merupakan istilah untuk pemilik website mengupdate websitenya tanpat bantuan pengembang web. Yang dilakukan pengembang web hanya installasi awal dan konfigurasi awal saja. Selanjutnya untuk pengisian artikel, gambar, dan konten-konten lainnya bisa dilakukan oleh pemilik website tanpa harus mengetahui kode-kode HTML ataupun pemrograman web seperti PHP atau ASP .NET

Contoh-contoh CMS

Joomla! (www.joomla.org)

Joomla adalah salah satu CMS yang sering digunakan di situs-situs berita, pemerintah, sekolah, toko online, situs pribadi, dll. Penggunaannya cukup mudah dan komunitas pendukung nya pun cukup banyak. Joomla mendukung pemakaian extensi tambahan seperti modul, template, component, language, dll. sehingga Joomla bisa dikostumisasi sesuai dengan keinginan pemilik website.

Drupal (www.drupal.org)

Drupal adalah CMS yang sering mendapatkan penghargaan CMS terbaik tiap tahunnya. Drupal memiliki tingkat kostumisasi sangat tinggi, sehingga bisa membuat website untuk social networking sekalipun. Modul yang tersedia pun sangat banyak, sehingga memungkinkan pembuat website untuk membuat website yang sangat kompleks.

WordPress (www.wordpress.org)

WordPress bisa dikatakan sebagai CMS, meskipun wordpress lebih tepat dikatakan sebagi blog engine / blog management system karena wordpress dikhususkan untuk pembuatan blog, bukan untuk pembuatan website seperti Joomla ataupun Drupal.

Kelebihan & Kekurangan CMS

Kelebihan CMS

  • Waktu pembuatan website cepat, karena tidak menulis kode dan merancang database.
  • Isi website bisa diubah oleh orang yang tidak menguasai pemrograman web (HTML, PHP, CSS, JS, dll).
  • Banyak CMS yang tersedia gratis dan open source.
  • Banyak tersedia ekstensi (modul, template, dll) untuk penambahan fitur dengan cepat.

Kekurangan CMS

  • Bentuk dan fitur website mirip dengan website yang lain yang dibuat dengan CMS yang sama.
  • Fitur dan fungsi website terbatas, tidak 100% sesuai dengan keinginan pemilik website.
  • Terbatasnya editing kode HTML ataupun PHP.
  • Untuk website kecil penggunaan CMS terlalu berlebihan, dan untuk website enterprise, menggunakan CMS fiturnya terlalu terbatas.

Menggunakan CMS / Membuat sendiri?

Setelah mempelajari CMS dan membandingkan kelebihan dan kekurangan CMS, keputusan pembuatan website dengan CMS ataupun membuat sendiri sepenuhnya tergantung dari kebutuhan dan keinginan pemilik website dan pengembang website. Apabila pemilik website menginginkan fitur dan fasilitas website yang memang tersedia pada CMS, tidak ada salahnya menggunakan CMS karena memang sesuai dengan kebutuhan. Tetapi apabila memang CMS tidak sesuai dengan keinginan pemilik website, maka tersedia pilihan untuk pengembang yaitu: membuat sendiri aplikasi web yang sesuai dengan permintaan dari pemilik website karena memang pengembang mampu untuk membuat sendiri website tersebut.

Praktikum Menginstall Joomla di Localhost

1. Download paket joomla dari www.joomla.org/download.html . Untuk praktikum kali ini kita akan menggunakan joomla versi 1.0 demi kemudahan dan kompatibilitas.

dowloadjoomla

2. Ekstrak hasil download ke root webserver (wamp\www\joomla atau xampplite\htdocs\joomla)

ekstrakjoomla

3. Buka browser, ketik http://localhost/joomla/

Setelah tampil halaman instalasi, pastikan semua opsi ‘Writeable‘, lalu klik Next. Apabila terdapat opsi yang Unwriteable, silakan ganti dulu file properties nya dari read-only menjadi tidak read-only pada Windows Explorer, lalu klik Check Again.

image

4. Pada Step1, isi

  • Host Name dengan localhost
  • MySQL Username dengan root atau user yang telah Anda buat
  • MySQL Password jangan diisi / kosong, atau dengan password Anda (apabila Anda mengisi password di MySQL)
  • MySQL Database Name dengan database yang dibuat khusus untuk joomla. Cat: Apabila Anda belum membuat database, silakan buat database tersebut terlebih dahulu di phpMyAdmin, misalnya joomla

Lalu Klik Next

image

5. Pada Step2, pada tampilan Site Name isi dengan “Website Pertamaku”, lalu klik Next

image

6. Pada Step3, isi email dan password yang digunakan untuk Super Administrator website.

image

7. Apabila telah sampai ke Step 4 maka, website Joomla Anda telah diinstall

image

8. Hapus folder installation pada folder wamp\www\joomla\installation atau xampplite\htdocs\joomla\installation. Setelah itu klik View Site untuk melihat website yang baru saja dibuat.

8 thoughts on “Membuat Website Cepat dengan CMS

    1. – bisa dengan menggunakan fitur default joomla yang memperbolehkan visitor untuk register
      – bisa menggunakan component tambahan seperti community builder, fireboard (untuk forum), dll

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s