Posted in Islami

Kancil Mengelabui Singa


Si Kancil yang cerdik suatu hari mengelabui Singa si raja hutan. Si Kancil berkata kepada Singa, “Sebenarnya akulah si raja hutan”

Singa kaget dan marah, “Berani benar kamu bicara seperti itu, hewan jelek!” ujar Singa sambil bersiap memangsa si Kancil.

“Tunggu dulu, mari kita buktikan omongan aku tadi!” tantang si Kancil.

Akhirnya si Singa memenuhi tantangan si Kancil. “Wahai Singa, mari kita berjalan memasuki hutan dan engkau berjalan di belakangku!” kata si Kancil.

Keduanya berjalan memasuki hutan. Si Kancil berada di depan dan Singa berada di belakangnya. Setiap hewan yang ditemui selalu ketakutan dan menundukkan kepala kepada si Kancil. Dengan percaya diri si Kancil berkata, “Tuh kan benar apa yang saya omongkan, mereka begitu menghormatiku, mereka takut kepadaku karena akulah si raja hutan.”

Sebenarnya yang ditakuti binatang-binatang itu bukanlah si Kancil tetapi Singa yang ada di belakangnya. Begitulah seharusnya sikap seorang muslim (da’i). Ia bangga mempunyai pelindung yaitu Allah SWT Sang Maha Penolong. Ia mesti percaya diri karena ada Allah SWT di belakangnya. Kemana pun seorang da’i yang ikhlas bergerak untuk da’wah maka kekuatan Allah SWT selalu bersamanya. Apabila kekuatan Allah SWT sudah menyertainya maka tidak akan ada satu kekuatan pun di muka bumi ini yang bisa mengalahkannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s