Diposkan pada Islami

Adab-adab Istinja

Anjuran dalam beristinja:

1.Menggunakan sandal atau alas kaki untuk menghindari najis. ( Imam Nawawi ). Akan lebih baik, di dalam WC atau kamar mandi disediakan sandal khusus, dan sebaiknya tidak dibawa keluar WC / Kamar mandi.
2.Masuk WC / Kamar mandi dengan melangkahkan kaki kiri telebih dulu. ( HR Tirmidzi ).
3.Doa masuk WC / Kamar mandi ( dianjurkan baca doanya di luar pintu WC / Kamar mandi, kira-kira 3 langkah ) Lanjutkan membaca “Adab-adab Istinja”

Diposkan pada Islami

Saat Kelahiran Bayi

Kesalahpahaman manusia diibaratkan seorang bayi yang ada dalam rahim ibu. Jika ia boleh meminta, ia akan meminta kepada Allah untuk diberikan plasenta/tali ari-ari yang banyak. Karena bayi itu berfikir untuk apa adanya tangan, kaki yang di dalam rahim itu tak banyak berfungsi. “Yang aku butuhkan saat ini adalah tali ari-ari untuk menyuplai/memasok makanan ke tubuhku!” kata sang bayi. Yang dianggap penting saat bayi di dalam rahim ibu adalah tali ari-ari. Lanjutkan membaca “Saat Kelahiran Bayi”

Diposkan pada Islami

Adab Makan Dan Minum

  • Makanan dan minuman bersumber dari yang Halal dan cara mendapatkannya juga Halal.
  • Makruh mencicipi makanan yang berbau kurang sedap.
  • Niat makan bukan untuk mengenyangkan perut tetapi agar kuat beribadah.
  • Tidak makan sebelum lapar dan berhenti sebelum kenyang.
  • Tidak berlebih-lebihan (isyraf) dalam makan dan minum.
  • Segera makan jika dipersilahkan sehingga orang yang mengajak makan tidak berulang-ulang memanggil.
  • Berwudhu, menutup kepala dan makan dengan berjamaah. Lanjutkan membaca “Adab Makan Dan Minum”
Diposkan pada Islami

Adab Tidur

Tidur merupakan salah satu nikmat yang Alloh swt berikan kepada hamba-hambanya.

Alloh swt berfirman:

Artinya: “Dan karena rohmat-Nya, dia jadikan untukmu malam dan siang, supaya kamu beristirahat pada malam itu dan supaya kamu mencari sebahagian dari karunia-Nya (pada siang hari) dan agar kamu bersyukur kepada-Nya”. (QS. 028. Al Qoshosh: 73).

Alloh swt berfirman:

Artinya: “Dan kami jadikan tidurmu untuk istirahat”. (QS. An Naba’:9)

Dalam keheningan malam (tidur), seorang hamba dapat beristirahat dengan tenang setelah sehari penuh bergelut dengan berbagai aktifitas hingga dapat merasakan kenikmatan hidup dan dia pun dapat memulihkan tenaganya sebagai persiapan untuk menyongsong aktifitas baru di saat fajar menyingsing. Oleh karena itu hendaklah seorang hamba (muslim) memperhatikan adab-adab tidur, sehingga tidurnya tidak sekedar pelepasan lelah namun juga sebagai suatu ibadah. Diantara adab-adab tersebut adalah: Lanjutkan membaca “Adab Tidur”