Posted in Islami

Saat Kelahiran Bayi


Kesalahpahaman manusia diibaratkan seorang bayi yang ada dalam rahim ibu. Jika ia boleh meminta, ia akan meminta kepada Allah untuk diberikan plasenta/tali ari-ari yang banyak. Karena bayi itu berfikir untuk apa adanya tangan, kaki yang di dalam rahim itu tak banyak berfungsi. “Yang aku butuhkan saat ini adalah tali ari-ari untuk menyuplai/memasok makanan ke tubuhku!” kata sang bayi. Yang dianggap penting saat bayi di dalam rahim ibu adalah tali ari-ari.

Pada saat bayi itu lahir ke dunia ini, justru yang pertama kali dipotong dari tubuh si jabang bayi adalah tali ari-ari. Tenyata yang selama ini dianggap sebagai hal yang terpenting bagi kehidupan si bayi justru harus dipotong. Barulah si bayi menyadari bahwa untuk bekal hidup di dunia membutuhkan kaki, tangan, mata dan kelengkapan organ tubuh lainnya yang selama di dalam kandungan tidak banyak berfungsi. Malah kalau seandainya si bayi itu cacat atau mengalami kekurangan pada anggota tubuhnya akan membuat hidupnya di dunia terganggu dan menderita. Kalaupun si bayi itu meminta untuk dikembalikan ke dalam kandungan/rahim ibu tentunya hal ini tidak akan dan sulit dikabulkan oleh Allah Swt.

Saat di alam rahim (kandungan) Allah Swt. telah menyempurnakan fisik kita, maka setelah manusia dilahirkan ke dunia ini, Allah perintahkan untuk menyempurnakan iman dan amal shalih (agama). Jadi dunia ini bukan tempat menyempurnakan jasad tetapi dunia sebagai darul imtihan (sarana latihan) untuk menyempurnakan pelaksanaan amal agama. Tali ari-ari pada bayi ibarat dunia dengan kemilaunya (harta, pangkat, dan jabatan) sementara kaki, tangan dan mata bayi saat di alam rahim ibarat amal shalih yang tidak tampak manfaatnya ketika di dunia. Barulah ketika kita mati, amalan agama (shalat, dzikir, tilawah Al Qurán, da’wah, shaum, sedekah, jihad, dan menuntut ilmu) terasa manfaat dan kegunaannya. Saat ajal menjemput justru yang diputus dari hidup kita adalah hubungan dengan harta benda dunia. Oleh karena itu mari kita perbaiki kesalahpahaman ini!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s