Posted in Islami

Dikejar Macan, Terperosok ke Dalam Sumur


Suatu hari seorang pencari kayu di hutan sedang dikejar-kejar oleh seekor macan. Dalam keadaan panik kakinya terperosok dan jatuh ke dalam sumur. Untung saja ia masih sempat berpegangan pada akar pohon yang menjuntai ke dalam sumur. Ia berpegangan erat pada akar itu, sementara sang macan menungguinya di mulut sumur dengan mulut menganga siap menerkam si pencari kayu kapan pun juga. Saat sedang berpegangan pada akar ia melihat dua ekor tikus berwarna putih dan hitam sedang menggerogoti akar pohon tadi. Pada saat bersamaan pencari kayu itu melihat ke dasar sumur, ternyata begitu banyak ular berbisa yang siap menggigit dan memangsanya. Saat mendongak ke atas sumur ada tetesan madu yang menetes dan sarang lebah pohon di atas sumur. Dengan serta merta ia membuka mulutnya dan meminum madu yang menetes ke mulutnya. Karena sangat laparnya, ia pun menikmati madu itu. Ia begitu menikmatinya, saking lezatnya sehingga sejenak ia melupakan segala yang di sekelilingnya.

Pencari kayu adalah gambaran manusia, macan adalah Malaikat lzrail sang pencabut nyawa yang senantiasa mengejar manusia kapan pun dan di mana pun. Akar pohon adalah umur manusia yang senantiasa berkurang digerogod tikus putih (waktu siang) dan tikus hitam (waktu malam) sementara ular-ular berbisa di dasar sumur ibarat alam kubur yang siap dengan kedahsyatan siksaannya. Sedangkan tetesan madu adalah secuil kenikmatan dunia yang menipu tetapi mampu membius kebanyakan manusia. Adakah yang dapat menyelamatkan selain agama ???

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s