Adab-adab Hari Raya

Disunnahkan memakai pakaian yang terbaik. Namun bukan berarti pakaian yang baru, setidak-tidaknya pakaian yang terlihat baik dan suci. (Bukhari). Rasulullah saw. sendiri mempunyai pakaian khusus yang dikenakan hanya pada hari Raya. (Ahmad). Sunnah menyantap makanan sebelum pergi untuk shalat Idul Fitri. (Bukhari, Tirmidzi). * Karena sebelumnya sudah berpuasa sebulan penuh, maka pada hari Idul FitriLanjutkan membaca “Adab-adab Hari Raya”

Puasa dan Adab-Adabnya

Puasa Ramadhan Wajib berpuasa pada bulan Ramadhan bagi setiap Muslim. Dengan tujuan agar bertambah ketakwaan pada diri kita. (Al-Quran). * Puasa dimulai dari terbit Fajar Shubuh sampai Maghrib tiba. (Bukhari, Muslim, Nasa’i, Ibnu Majah). Berpuasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjaga lidah, mata, telinga, dan pikiran dari perbuatan yang dilarang agama. (Bukhari,Lanjutkan membaca “Puasa dan Adab-Adabnya”

Toko Emas

Jika kita memperhatikan toko emas, pengunjung atau pembelinya itu sedikit. Sedangkan jika kita pergi ke toko obral pengunjung dan pembelinya banyak. Mengapa? Jawabannya, karena barang dan pembeli yang mendatangi kedua toko itu berbeda. Barang yang dijual di toko emas adalah barang paling mulia dan paling berharga. Harganya mahal. Pengunjung dan pembelinya pun hanya orang-orang tertentuLanjutkan membaca “Toko Emas”

Adab-adab Adzan / Iqomat

Prosedur/ Adab-adab Adzan dan Iqomat: Disyariatkan mengumandangkan adzan jika tiba waktu sholat ( HR Bukhari, Muslim ). Muaddzin ( orang yang mengumandangkan adzan ) dianjurkan berwudlu lebih dulu ( HR Tirmidzi ). Makruh hukumnya adzan tanpa wudlu ( Abu Dawud ). Disunnahkan menyerukan adzan dengan suara yang keras dan lantang, karena tujuan adzan adalah untukLanjutkan membaca “Adab-adab Adzan / Iqomat”