Posted in Islami

Bagaimana Jika Dakwah Ditinggalkan


1. Diharamkan keberkahan wahyu (tidak bisa memahami Al-Qur’an dan Hadits)

Diriwayatkan dari Abu Hurairah radiyallahu ‘anhu, beliau berkata bahwa Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Apabila ummatku mengagungkan dunia maka akan dicabut darinya kehebatan islam, apabila mereka meninggalkan ‘amr bil ma’ruf (mengajak kepada kebaikan) dan nahi ‘anil munkar (mencegah kemungkaran) maka diharamkan atasnya keberkahan wahyu dan apabila mereka saling caci-mencaci maka jatuhlah mereka dari pandangan Allah Subhaanahu wata’ala (HR Hakim dan Tirmidzi – Dari kitab Durrul Mantsur)

2. Diadzab sebagaimana diadzabnya Bani Israil

Dari Urs bin ‘amirah radiyallahu ‘anhu berkata bahwa Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya Allah tidak akan mengadzab masyarakat banyak disebabkan kejahatan segelintir orang, sehingga segelintir orang itu melakukan suatu kejahatan yang sebenarnya mampu dicegah oleh masyarakat banyak, tetapi mereka tidak berusaha mencegahnya. Ketika terjadi demikian, maka Allah akan membinasakan semuanya, masyarakat banyak dan segelintir orang tersebut” (HR Imam thabrani dan sanad-sanagnya tisqat/terpercaya – majmauz zawaa’id VII/528)
Telah dila’nati orang-orang kafir dari Bani Israil dengan lisan Daud dan ‘Isa putera Maryam. Yang demikian itu, disebabkan mereka durhaka dan selalu melampaui batas. [5:78]

3. Doa tidak dikabulkan

Dari Hudzaifah bin Al-Yaman radiyallahu ‘anhu dari Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda: ”Demi dzat yang nyawaku dalam kekuasaanNya! kalian harus menyuruh kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran! atau (jika tidak), Allah akan mengirimkan pada kalian adzab dari-Nya, kemudian kalian berdoa (meminta tolong kepada-Nya), tetapi Dia tidak menerima doa kalian” (HR Tirmidzi, katanya hadits ini hasan. Bab tentang amr ma’ruf nahi munkar, hadits nomor 2169)

4. Dibangkitkan pemimpin yang dhalim

Hadzrat Abu Darda radiyallahu ‘anhu salah seorang shahabat yang masyhur berkata: “Tetaplah kamu menyuruh kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran. Kalau tidak Allah Subhaanahu wata’ala akan membangkitkan pemimpin (raja) yang dhalim yang memerintah kamu. Dia (raja dhalim) tidak akan menghormati orang tua kamu dan tidak akan menaruh belas kasihan kepada yang muda-muda di kalangan kamu. Pada masa itu, do’a orang-orang shalih tidak akan diterima, Kamu inginkan bantuan tapi bantuan tidak akan diberikan, kamu mohon keampunan kepada Allah Subhaanahu wata’ala, tetapi kamu tidak akan diampuni”.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s