Diposkan pada Islami

Dakwah Dengan Lembut

Allah Ta’ala berfirman:
“Serulah (manusia) kepada jalan Rabbmu dengan hikmah (lemah lembut) dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik.” (QS. An-Nahl: 125)

Allah Ta’ala berfirman:
“Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka akan menjauhkan diri dari sekelilingmu.” (QS. Ali Imran: 159)

Dari ‘Aisyah istri Nabi SAW bahwa Rasulullah SAW telah bersabda:
“Wahai Aisyah, sesungguhnya Allah itu Maha Lembut, Dia mencintai sikap lemah lembut. Allah memberikan pada sikap lemah lembut sesuatu yang tidak Dia berikan pada sikap yang keras dan juga akan memberikan apa-apa yang tidak diberikan pada sikap lainnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Abu Hurairah RA berkata:
“Seorang ‘Arab badui berdiri dan kencing di masjid. Maka para sahabat ingin mengusirnya. Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pun bersabda kepada mereka, “Biarkanlah dia dan siramlah bekas kencingnya dengan setimba air -atau dengan setimba besar air-. Sesungguhnya kalian diutus untuk memberi kemudahan dan tidak diutus untuk memberi kesusahan.” (HR. Bukhari)

Iklan
Diposkan pada Islami

Wasiat Umar r.a kepada Abu Musa Al-Asy’ary r.a

Ibnu Abi Syaibah mentakhrij dari Adh-Dhahhak, dia berkata, “Umar bin Al-Khaththab r.a pernah menulis surat kepada Abu Musa Al-Asy’ary r.a, yang isinya: “Kekuatan dalam amal akan terwujud jika kalian tidak menangguhkan yang harus dikerjakan pada hari ini hingga besok. Jika kalian menangguhkannya, maka akan datang amal-amal baru yang membebani kalian, lalu kalian tidak tahu mana yang harus dilaksanakan, sehingga kalian justru menyia-nyiakan semuanya. Jika kalian disuruh memilih salah satu dua perkara yang satu untuk dunia dan yang satu untuk akhirat, maka pilihlah perkara akhirat ketimbang perkara dunia, karena dunia ini akan sirna sedangkan akhirat kekal. Takutlah kalian kepada Allah, pelajarilah Kitab Allah, karena kitab-Nya merupakan sumber segala ilmu dan musim semi di dalam hati.”

Begitulah yang disebutkan di dalam Al-Kanzu, 8:208.

Diposkan pada Islami

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam Takut terhadap Keduniaan Yang Melimpah

Asy-Syaikhany mengeluarkan dari Abu Sa’id Al-Khudry di dalam sebuah hadits, dia berkata, “Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam duduk di atas mimbar dan kami pun duduk di sekitar beliau, lalu beliau bersabda, “Sesungguhnya yang paling kutakutkan atas kalian ialah jika Allah membukakan kesenangan dan perhiasan dunia kepada kalian.” Begitulah yang disebutkan di dalam At-Targhib Wat-Tarhib, 5/144. Lanjutkan membaca “Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam Takut terhadap Keduniaan Yang Melimpah”

Diposkan pada Islami

Pentingnya Sunnah Rasulullah Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam

Dari Anas bin Malik ra. katanya, Rasulullah SAW telah berkata kepadaku: ‘Hai anakku! Jika engkau mampu tidak menyimpan dendam kepada orang lain sejak dari pagi sampai ke petangmu, hendaklah engkau kekalkan kelakuan itu! Kemudian beliau menyambung pula: Hai anakku! Itulah perjalananku (sunnahku), dan barangsiapa yang menyukai sunnahku, maka dia telah menyukaiku, dan barangsiapa yang menyukaiku, dia akan berada denganku di dalam syurga! ‘ (Riwayat Tarmidzi) Lanjutkan membaca “Pentingnya Sunnah Rasulullah Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam”

Diposkan pada Islami

Keberanian Saad bin Abu Waqqash Radiyallahu ‘Anhu

Ibnu Asakir telah mengeluarkan dari Az-Zuhri dia telah berkata: Pada suatu hari Rasulullah SAW telah mengutus Sa’ad bin Abu Waqqash ra. untuk mengetuai suatu pasukan ke suatu tempat di negeri Hijaz yang dikenal dengan nama Rabigh. Mereka telah diserang dari belakang oleh kaum Musyrikin, maka Sa’ad bin Abu Waqqash ra. mengeluarkan panah-panahnya serta memanah mereka dengan panah-panah itu. Dengan itu, maka Sa’ad bin Abu Waqqash ra. menjadi orang pertama yang memanah di dalam Islam, dan peristiwa itu pula menjadi perang yang pertama terjadi di dalam Islam. (Al-Muntakhab 5:72) Lanjutkan membaca “Keberanian Saad bin Abu Waqqash Radiyallahu ‘Anhu”